Pakai Gas, PLN Bali Bisa Hemat Rp 5,67 T Per Tahun

Pakai Gas, PLN Bali Bisa Hemat Rp 5,67 T Per Tahun

Rista Rama Dhany - detikFinance
Senin, 08 Jun 2015 12:34 WIB
Pakai Gas, PLN Bali Bisa Hemat Rp 5,67 T Per Tahun
Jakarta - Hari ini Menteri ESDM Sudirman Said melakukan kunjungan kerja ke PT PLN (Persero) Distribusi Bali. Dalam kunjungannya tersebut, terungkap bahwa PLN bisa hemat triliunan rupiah per tahun, bila terus menggunakan pembangkit listrik tenaga gas bumi (PLTG).

Dalam pertemuan yang berlangsung di Kantor PT PLN (Persero) Unit Bisnis Pembangkitan Bali (UBPB) Pesanggaran ini. General Manager PLN Distribusi Wilayah Bali Doddy Pangaribuan menyampaikan, bahwa saat ini PT PLN Distribusi Wilayah Bali Tengah berupaya untuk meningkatkan keandalan listrik sekaligus menurunkan biaya pokok produksi.

Doddy juga menjelaskan, bahwa beberapa proyek yang saat ini sedang berjalan adalah:

Konversi BBM ke Gas utk PLTG Gilimanuk dan PLTG Pemaron (total kapasitas 218 MW);
PLTU Celukan Bawang, 3 unit dengan kapasitas sebesar 380 MW dan terakhir adalah PLTDG Pesanggaran sebesar 200 MW.

Khusus untuk PLTU Celukan Bawang, Doddy mengungkapkan, dengan masuknya PLTU Celukan Bawang Unit 1 (130 MW), dapat diperoleh efisiensi Rp 4.640.338.000, dalam satu hari (asumsi operasi 24 Jam). Sementara PLTU Celukan Bawang Unit 2 (125 MW), dapat menggantikan operasi PLTG Pesanggaran 2,3,4 dan PLTG Pemaron 1.

"Dengan asumsi dioperasikan selama 24 jam, dapat diperoleh efisiensi Rp 8.111.280.000,. Selanjutnya dengan beroperasinya PLTU Celukan Bawang Unit 3 (125 MW) dapat menggantikan operasinya PLTDG Pesanggaran Blok 1 & 2 dan PLTD sewa A Pesanggaran," kata Doddy dalam keterangan tertulisnya, Senin (8/6/2015).

"Jika PLTU Celukan Bawang Unit 3 diasumsikan beroperasi selama 24 jam, maka dapat diperoleh efisiensi Rp 2.796.240.000. Sehingga Total Efisiensi Rp. 15.547.858.000 per hari atau Rp 5,67 trilun per tahun," tambah Doddy.

Doddy mengatakan, bahwa pemanfaatan gas untuk listrik juga memberikan keuntungan dari sisi lingkungan, pengurangan CO2 sekitar 1 juta ton per tahun.

Menanggapi paparan Doddy, Sudirman Said memberikan arahan bahwa alokasi gas untuk pembangkit harus segera diselesaikan dan memanfaatkan storage eks BBM PLN untuk meningkatkan cadangan BBM.

Selain itu, Sudirman juga meminta percepatan peningkatan rasio elektrifikasi di Kabupaten Bangli.

"Saat ini rasio elektrifikasi di wilayah Bangli masih 69%. Itu artinya dibawah rata-rata nasional, yaitu 84%," tegas Sudirman.

Sebagai penutup Sudirman mengingatkan kepada seluruh direksi dan karyawan PT PLN Distribusi Bali bahwa apa yang dilakukan ini sudah sangat baik. Karena itu Sudirman meminta Doddy dan jajaran untuk selalu bekerja keras.

"Memberikan kepuasan dan kebahagiaan bagi masyarakat luas adalah perbuatan baik yang tidak ternilai," tutup Sudirman.

(rrd/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads