Berikut perkiraan Pertamina soal kenaikan pemakaian BBM dan elpiji pada masa puasa dan lebaran tahun 2015:
- Premium naik 18%, dari rata-rata harian normal 76,258 juta liter menjadi 89,817 juta liter,
- Avtur naik 10%, dari 11,534 juta liter menjadi 12,701 juta liter,
- Elpiji naik 4% dari 19.793 metrik ton (MT) menjadi 20.517 MT.
Direktur Pemasaran Pertamina, Ahmad Bambang mengatakan, stok bahan bakar akan aman. "Momen puasa dan lebaran bukan yang pertama kali sehingga bukan sesuatu yang istimewa dan masyarakat diminta tidak khawatir. Sebelum puasa sudah dilakukan bill up stock ditingkatkan," ungkap Ahmad, saat ditemui di Terminal BBM Plumpang, Jakarta Utara, Rabu (10/6/2015).
Bambang menjelaskan stok nasional untuk premium yang awalnya turun jadi 17 hari, sudah dinaikkan menjadi 19 hari, solar yang biasanya 20 hari sekarang 22 hari, stok avtur 26 hari, dan elpiji 37 hari.
"Tetapi yang jadi perbedaan adalah kondisi jalan. Kita antisipasi pusat kemacetan," tambahnya.
Berbeda dengan tahun lalu, di mana pusat kemacetan saat arus mudik ada di Cikampek, tahun ini pusat kemacetan bergeser ke Brebes, Jawa Tengah. Alasannya mulai tahun ini, jalan tol Cikapali atau Cikampek-Palimanan resmi beroperasi.
"Di Jawa tahun ini telah berfungsi tol Cikapali nantinya menyambung Kanci dan Pejagan. Nah tahun lalu macetnya di keluar Cikampek. Sekarang nanti kemacetan pindah ke Brebes atau keluar Pejagan," tuturnya.
Untuk mengantisipasi hal ini, ada beberapa langkah yang dilakukan oleh Pertamina seperti penambahan 2 SPBU baru di ruas tol Cikapali, penyiapan mobil tangki penuh yang stand by di dekat SPBU yang cukup padat, hingga operasional penuh 24 jam SPBU. Sementara untuk kecukupan kebutuhan elpiji, Pertamina telah menyiapkan 4.000 SPBU seluruh Indonesia yang ditugaskan mendistribusikan elpiji.
"Lalu hal lain yang kita siapkan adalah IT juga kita kembangkan untuk aplikasi android, BlackBerry dan iPhone untuk mengetahui posisi SPBU yang beroperasi di mana saja. Call Center juga akan beroperasi penuh. Semakin cepat action semakin cepat kita bertindak," tukasnya.
(wij/dnl)











































