"Mei lalu kami impor sudah tambah Premium 1 juta barel dan solar 500.000 barel. Juni-Juli ini per bulan kami tambah lagi 2 juta barel untuk Premium dan 1 juta barel untuk Solar," kata Direktur Pemasaran Pertamina Ahmad Bambang, ditemui di Terminal BBM, Plumpang, Jakarta Utara, Rabu (10/6/2015).
Bambang mengatakan, tambahan impor BBM tersebut di luar jumlah impor Premium dan Solar Pertamina setiap bulannya yang mencapai 8 juta barel per bulan untuk premium, dan 5 juta barel per bulan untuk solar.
"Tambahan impor ini di luar kebutuhan impor Pertamina setiap bulannya, untuk Premium kita impor sekitar 8 juta barel/bulan, sedangkan solar kita impor 5 juta barel per bulan," ungkapnya.
Bambang menambahkan, tambahan impor Premium dan Solar ini, bertujuan untuk mengamankan pasokan BBM seluruh Indonesia jelang puasa dan lebaran.
"Ini untuk antisipasi lonjakan konsumsi BBM selama puasa dan lebaran," tutup Bambang. Jadi total impor premium untuk amankan pasokan BBM puasa dan lebaran mencapai 10 juta barel per bulan, dan solar 6 juta barel per bulan.
(rrd/dnl)











































