Pertamina Impor BBM dari Korea Hingga Filipina

Pertamina Impor BBM dari Korea Hingga Filipina

Wiji Nurhayat - detikFinance
Rabu, 10 Jun 2015 16:32 WIB
Pertamina Impor BBM dari Korea Hingga Filipina
Jakarta - PT Pertamina (Persero) menambah impor premium dan solar lebih banyak menjelang untuk mengamankan pasokan BBM di dalam negeri jelang Puasa dan Lebaran.

Total BBM premium yang diimpor sebanyak 10 juta barel/bulan dan solar 6 juta barel/bulan. Pasokan BBM impor berasal dari banyak negara termasuk Korea dan Filipina.

"Pasokan impor premium dan solar dari banyak negara, mulai dari Singapura, Malaysia, Filipina, Korea, Saudi Arabia dan lain-lainnya," kata Direktur Pemasaran Pertamina Ahmad Bambang, ditemui di Terminal Plumpang, Jakarta Utara, Rabu (10/6/2015).

Bambang mengatakan, premium dan solar yang diimpor berasal dari BUMN minyak sampai trader minyak internasional.

"Asal minyaknya dari National Oil Company (NOC) dan trader internasional lainnya," ucap Bambang.

Ia menegaskan, impor BBM dari negara-negara tersebut, berdasarkan mekanisme lelang terbuka yang dilakukan Integrated Supply Chain (ISC).

"Itu hasil tender," katanya.

Seperti diketahui, untuk mengamankan pasokan BBM jelang puasa dan lebaran, Pertamina menambah impor BBM.

"Mei lalu kami impor sudah tambah Premium 1 juta barel dan solar 500.000 barel. Juni-Juli ini per bulan kami tambah lagi 2 juta barel untuk premium dan 1 juta barel untuk solar," kata Bambang.

Bambang mengatakan, tambahan impor BBM tersebut di luar jumlah impor premium dan solar Pertamina setiap bulannya yang mencapai 8 juta barel per bulan untuk premium, dan 5 juta barel per bulan untuk solar.

"Tambahan impor ini di luar kebutuhan impor Pertamina setiap bulannya, untuk Premium kita impor sekitar 8 juta barel/bulan, sedangkan solar kita impor 5 juta barel per bulan," ungkapnya.

(rrd/hen)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads