Menteri ESDM ke DPR: Saya Sensitif dengan Ungkapan yang Merendahkan

Menteri ESDM ke DPR: Saya Sensitif dengan Ungkapan yang Merendahkan

Dana Aditiasari - detikFinance
Kamis, 11 Jun 2015 13:59 WIB
Menteri ESDM ke DPR: Saya Sensitif dengan Ungkapan yang Merendahkan
Jakarta - Rapat Kerja Komisi VII DPR dengan Menteri ESDM Sudirman Said sempat berlangsung tegang, Sudirman mendadak bicara dengan nada tinggi yang membuat se-isi ruang rapat hening.

Ketegangan ini berawal ketika anggota dewan mempermasalahkan perbedaan data yang disampaikan para Kontraktor Kerjasama (KKKS), dengan data yang disampaikan oleh Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha‎ Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas).

Anggota DPR juga menuding ada ketidakharmonisan antara SKK Migas dengan para‎ KKKS. Tudingan tersebut membuat Sudirman Said menyanggah tudingan tersebut sambil bicara dengan nada tinggi.

Di akhir Rapat, Sudirman Said menjelaskan mengapa dirinya begitu berang ketika mendapat tudingan tersebut.

"Saya ingin curhat sedikit Pak. Saya sayang betul dengan forum ini (rapat kerja). Saya hormat dan sangat ingin menjaga martabat forum ini. Dan biasanya saya agak sensitif dengan ungkapan yang agak merendahkan orang. Mohon maaf," kata dia di akhir rapat tersebut, Kamis (11/6/2015).

Sudirman berharap, ke depan tidak ada lagi ungkapan-ungkapan yang menyudutkan pihak lain. Karena menurut Sudirman, setiap lembaga dan instansi punya tugas dan cara kerja sendiri-sendiri yang perlu dihormati oleh lembaga lainnya.

"Jadi saya harap ke depan kita bisa jaga bersama saling menghormati saling respect bahwa tiap-tiap institusi punya peran. Punya rule. Dan mudah-mudahan apa yang kita ekspresikan adalah bagian kita menjalankan tugas. Jadi saya minta maaf. Mari kita jaga martabat dan harga diri forum ini, karena ini demi untuk kebaikan bangsa seluruhnya," tegasnya.

Sudirman menegaskan, DPR adalah lembaga tinggi negara yang harus menunjung tinggi kehormatannya.

"Karena itu akan sangat elok jika pola komunikasi antara anggota DPR dan mitra kerjanya, diwarnai dengan ekspresi yang menunjukkan kenegarawanan. Dan jangan lupa bahwa masyarakat menyimak semua tingkah pola pejabat publik termasuk seluruh dialog yang terjadi di semua ruang-ruang sidang DPR," tutup Sudirman.

Sebelumnya, Sudirman berbicara dengan nada tinggi, menanggapi pernyataan anggota Komisi VII yang mempermasalahkan perbedaan data rencana produksi minyak bumi pada 2016, antara SKK Migas dengan KKKS.

(rrd/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads