Waduk Saguling 'Sekarat', Jakarta-Tangerang Bisa Makin Banjir

Waduk Saguling 'Sekarat', Jakarta-Tangerang Bisa Makin Banjir

Rista Rama Dhany - detikFinance
Rabu, 24 Jun 2015 15:35 WIB
Waduk Saguling Sekarat, Jakarta-Tangerang Bisa Makin Banjir
Jakarta -

Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Saguling, Bandung, Jawa Barat terancam tidak beroperasi 30 lagi akibat pendangkalan pada waduknya. Kondisi waduk ini akan berdampak buruk bagi daerah di bawahnya, terutama Jakarta dan Tangerang yang bisa banjir tinggi.

"Luas waduk Saguling makin berkurang, volume air yang bisa ditampung juga makin sedikit. Kondisi sekarang saja yang kami takutkan bila musim hujan volume air makin tinggi dan waduk nggak bisa menampung, air akan meluap dan turun ke waduk Cirata. Cirata nggak mampu nampung turun ke waduk Jatiluhur," kata General Manager Unit Pembangkit Saguling, PT Indonesia Power, Hendres Wayen Prihantoro, dihubungi detikFinance, Rabu (24/6/2015).

Hendres mengatakan, bila kedua waduk tersebut tidak dapat menampung, air akan terus meluncur ke daerah yang paling rendah melalui sungai hingga sampai ke Jakarta dan Tangerang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kondisi ini bisa membuat Jakarta dan Tangerang banjir," katanya.

Apalagi, sedimentasi tidak hanya dialamai Waduk Saguling saja, tapi juga terjadi di Waduk Cirata, dan Jatiluhur.

"Tapi sedimentasi paling tinggi terjadi di Saguling," katanya.

Ia menambahkan, pihaknya bukan tanpa usaha untuk mengurangi sedimentasi, bahkan sudah dilakukan kajian berapa banyak sedimentasi yang bakal dikeruk.

"Cuma masalahnya kita terkendala lahan untuk menaruh bekas sedimentasi, kalau kita mau buang sampah, nah sampahnya ini mau ditaruh di mana, karena jumlahnya banyak. Lumpur yang mau kita keruk itu tingginya mencapai 10 meter," tutupnya.

(rrd/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads