Waduk dan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Saguling, Bandung Barat, Jawa Barat makin terancam. Lahan waduk yang beroperasi sejak 1985 ini menyempit karena pembangunan perumahan elit.
Berdasarkan data dari PT Indonesia Power anak usaha PT PLN (Persero) yang mengelola waduk dan PLTA Saguling, yang dikutip detikFinance, Kamis (25/6/2015), luas waduk Saguling pada saat beroperasi 1985 mencapai 5.600 hektar dengan volume tampung air sebanyak 920 meter kubik.
Namun pada 2004 luas waduk ini makin menyempit hanya sekitar 4.710 hektar dengan volume tampung air makin sedikit hanya 730,5 juta meter kubik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Waduk Saguling menurut data Indonesia Power mengalami sedimentasi yang cukup parah. Bila kondisi ini terus berlangsung diperkirakan umur usia masa layanan waduk tinggal tersisa 30 tahun lagi. Pasalnya dead storage area atau tampungan mati waduk Saguling mencapai sedimentasi sebanyak 167.689.000 meter kubik. Saat ini total sedimentasi sudah mencapai 78.923.188,92 meter kubik.
Sedimentasi yang tinggi ini salah satu penyebab utamanya adalah dikepungnya waduk Saguling oleh perumahan mewah. Bahkan lahan perumahan malah mencaplok lahan waduk sehingga area waduk menyempit.

Bila waduk dan PLTA Saguling tidak beroperasi lagi, maka ada 3 daerah yang terancam krisis listrik, yakni Bandung Barat, Cirata, dan Cibinong.
"PLTA Saguling ini kan selama ini kan memasok listrik untuk 3 wilayah yakni Bandung Barat, Cirata, dan Cibinong, jumlahnya 700 MW, besar sekali. Kalau ini tidak beroperasi daerah ini akan defisit listrik," ujar General Manager Unit Pembangkit Saguling, PT Indonesia Power, Hendres Wayen Prihantoro.
Ia mengatakan, walaupun sebenarnya PLTA Saguling masuk dalam sistem jaringan listrik Jawa-Bali, artinya bila Saguling tidak beroperasi pun, masih bisa dipasok dari unit pembangkit yang lain. Tapi setiap unit pembangkit yang lain juga harus ada perawatan, dan penghentian operasi beberap waktu.
"Nah kondisi-kondisi ini yang sulit, ketika overhaul (service besar) itu yang menjadi sulit, 3 daerah itu kekurangan pasokan listrik," tutupnya.
Salah satu yang membuat pendangkalan di Waduk Saguling, akibat lahan waduk dicaplok pengembang perumahan mewah. Total lahan yang dicaplok mencapai 67.414 meter persegi.
(rrd/hen)











































