Kilang Gas di Sulawesi Tengah Ini Produksi Perdana 145 MMSCFD

Kilang Gas di Sulawesi Tengah Ini Produksi Perdana 145 MMSCFD

Maikel Jefriando - detikFinance
Jumat, 26 Jun 2015 20:40 WIB
Kilang Gas di Sulawesi Tengah Ini Produksi Perdana 145 MMSCFD
Jakarta - Kilang Donggi Senoro LNG (DSLNG), dari lapangan Senoro milik Joint Operating Body-Pertamina Medco E&P Tomori Sulwesi (JOB-PMTS) di Desa Uso, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, mencatatkan produksi gas pertama pada 24 Juni 2015, pukul 19.12 WITA. Dengan produksi sebesar 145 juta kaki kubik per hari (MMSCFD).

"Pada tanggal 24 Juni adalah produksi LNG perdana," ungkap Aditya Mandala, Direktur Urusan Korporat Donggi Senoroβ€Ž saat bincang-bincang di kawasan Menteng, Jakarta, Jumat (β€Ž26/6/2015)

β€ŽIa menuturkan, dalam 30-40 hari ke depan pengapalan perdana ke pembeli dapat dilakukan. Secara bertahap, lapangan Senoro akan terus mengalirkan gas dalam jumlah lebih besar ke kilang DSLNG hingga mencapai puncak kapasitas produksi sebesar 310 MMSCFD.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Diperkirakan baru shipment itu akhir Juli. Kita kirim untuk pertama ke domestik dulu. Di Pertamina yang rencananya akan dibawa ke Arun. Belum tau nilainya, karena harga masih dinegosiasi," paparnya.

Lapangan Senoro ini juga menghasilkan kondensat sebesar 8.000 BOEPD dengan masa kontrak operasi hingga tahun 2027. JOB-PMTS juga akan memasok kebutuhan gas ke PT Panca Amara Utama (PAU) sejumlah 55 MMSCFD dan PLN sebesar 5 MMSCFD. JOB-PMTS merupakan operator dari wilayah kerja Blok PSC Senoro-Toili di Sulawesi Tengah. Pemegang saham JOB-PMTS ini terdiri atas MedcoEnergi (30%), PT Pertamina (50%), dan Tomori E&P Ltd (20%).

Kilang LNG Donggi Senoro, berkapasitas 2,1 juta ton per tahun, telah menjalani tahap uji coba (commissioning phase) dengan sukses dan aman sejak Oktober 2014 hingga memasuki tahap operasi pada awal Juni 2015.

Kilang ini merupakan kilang gas alam cair keempat di Indonesia dan yang pertama dikembangkan dengan skema hilir yang memisahkan produksi gas di hulu dengan pengolahan gas di hilir. Kilang tersebut dikelola oleh PT Donggi-Senoro LNG yang sahamnya dimiliki oleh PT Pertamina Hulu Energi, Medco LNG Indonesia, dan Sulawesi LNG Development.

(mkl/rrd)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads