JK: Bisa Beli Pulsa Rp 100 Ribu Kok Nikmati Subsidi Listrik

JK: Bisa Beli Pulsa Rp 100 Ribu Kok Nikmati Subsidi Listrik

Muhammad Taufiqqurahman - detikFinance
Selasa, 30 Jun 2015 18:56 WIB
JK: Bisa Beli Pulsa Rp 100 Ribu Kok Nikmati Subsidi Listrik
Jakarta - Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah mantap ingin mengubah kebijakan subsidi listrik, yang awalnya subsisi tarif, menjadi subsidi langsung ke rakyat miskin lewat 'kartu sakti'. Dengan sistem seperti itu, subsidi lebih tepat sasaran.

"Soal subsidi listrik, ya begini pemerintah selalu ingin membantu masyarakat yang miskin yang pendapatannya rendah. Karena itu, namanya subsidi semua harus seperti itu," kata JK ditemui di kantornya, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (30/6/2015).

JK mengatakan, agar subsidi lebih tepat sasaran ke rakyat miskin, pemerintah menggunakan perantara 'kartu sakti', seperti Kartu Indonesia Sehat (KIS) atau Kartu Indonesia Pintar (KIP), atau bisa juga Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jadi nanti listrik itu harus untuk orang miskin," katanya.

Ia mencontohkan, ketika subsidi dinikmati oleh orang mampu tentu setiap warga negara yang baik tidak akan suka bahkan keberatan. Bahkan, saat ini orang mampu beli pulsa Rp 100.000 per bulan, padahal listrik 450 volt amper (VA) atau 900 (VA) hanya membayar tagihan listrik Rp 58.000/bulan.

"Anda juga pasti keberatan kan kalau yang disubsidi orang mampu, sudah wajar (mampu) membayar listrik, berani beli pulsa Rp 100.000, kok dia hanya mau bayar Rp 58.000/bulan buat listrik, kan nggak adil kan untuk orang lain (rakyat miskin)," tutup JK.

(rrd/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads