Jokowi Kumpulkan Para Menteri, Bahas Pengambilalihan Blok Mahakam

Jokowi Kumpulkan Para Menteri, Bahas Pengambilalihan Blok Mahakam

Maikel Jefriando - detikFinance
Jumat, 03 Jul 2015 16:19 WIB
Jokowi Kumpulkan Para Menteri, Bahas Pengambilalihan Blok Mahakam
Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggelar rapat kabinet terbatas (ratas) untuk membahas proses transisi kepemilikan Blok Mahakam, di Kalimantan Timur ke PT Pertamina (Persero). Sejumlah menteri hadir dalam rapat tersebut.

Rapat dimulai pukul 15.30 WIB. Hadir di antaranya adalah Menko Perekonomian Sofyan Djalil, Menteri ESDM Sudirman Said, Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro, Menteri BUMN Rini Soemarnoβ€Ž, dan Direktur Utama Pertamina Dwi Soetjipto.

β€ŽDalam sambutannya, Jokowi meminta agar proses transisi harus disiapkan dengan matang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Seluruh persiapan alih kelola Blok Mahakam harus disiapkan dan harus segera dimulai. Proses disiapkan sebaik-baiknya agar tidak terjadi gangguan teknis," ujarnya di Kantor Presiden, Jakarta, Jumat (3/7/2015)

Jokowi juga meminta agar komunikasi harus terjadi intensif antara pihak-pihak terkait. Dengan tujuan agar tidak terjadi kesalahpahaman dalam penanganan Blok Mahakam.

"Komunikasi semua pihak harus dijaga agar tidak terjadi kesalahpengertian, baik antara pemerintah, Pertamina, dan Pemda yang harus mendapatkan pemahaman yang sama seiring sejalan dalam proses transisi ini," paparnya.

Di samping itu, Jokowi juga menyoroti terkait dengan aspek hukum pengambilalihan blok yang kaya gas bumi.

"Pembahasan aspek legal draf kontrak baru termasuk term and condition dengan para pihak harus segera disiapkan. SKK Migas dan ESDM mulai valuasi aset blok mahakam agar semuanya bisa selesai dan mulai bersamaan," kata Jokowi.

"Goalnya adalah Blok Mahakam harus dikelola demi mewujudkan kedaulatan energi kita," tegasnya.

Seperti diketahui, kontrak Total E&P Indonesie dan Inpex Corporation di Blok Mahakam segera berakhir pada 31 Desember 2017. Pemerintah memutuskan mulai 1 Januari 2018, blok ini akan dikelola oleh Pertamina.

(mkl/rrd)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads