Kebutuhan BBM premium selama musim lebaran H-10 sampai H+10 diperkirakan rata-rata meningkat 18% per hari.
Proyeksi BPH Migas, permintaan BBM premium pada musim mudik Lebaran 83.000 Kilo Liter (KL) per hari sedangkan saat hari biasa kebutuhan hanya 70.000 KL per hari. Berbeda dengan premium, BBM jenis solar justru terjadi penurunan konsumsi sebesar 11%.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penurunan konsumsi solar selama musim mudik bukan tanpa sebab. Pemerintah melarang angkutan barang yang mayoritas memakai BBM solar untuk melintas di jalur mudik pada H-5 hingga H+3 Hari Raya Idul Fitri atau mulai 12-21 Juli 2015. Larangan ini diberlakukan dalam rangka memperlancar arus mudik 2015.
"Konsumsi harian berkurang dari 37.000 KL per hari jadi 33.000 KL," ujarnya.
Sedangkan untuk angkutan udara, BPH Migas mencatat konsumsi avtur meningkat 10% dari kebutuhan normal.
"Adapun avtur ada peningkatan dari 11.000 KL mendekati 12.500 KL, karena frekuensi penerbangan tentunya meningkat," ujarnya.
(feb/hen)











































