Pertamina Masih Rugi Jualan BBM, Ini Langkah Pemerintah

Pertamina Masih Rugi Jualan BBM, Ini Langkah Pemerintah

Maikel Jefriando - detikFinance
Rabu, 22 Jul 2015 13:45 WIB
Pertamina Masih Rugi Jualan BBM, Ini Langkah Pemerintah
Jakarta - Menteri ESDM Sudirman Said mengakui, bila dihitung sejak awal tahun hingga sampai saat ini, PT Pertamina (Persero) mengalami kerugian dalam penjualan BBM (bahan bakar minyak). Karena ketika harga minyak dunia naik, pemerintah tetap menahan harga premium dan solar tidak naik.

Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tengah mengkaji dana cadangan atau oil fund untuk Pertamina sebagai langkah antisipasi kemugkinan kerugian perusahaan akibat penetapan harga BBM yang ditentukan pemerintah.

"Soal harga minyak harus dilihat lagi, kita ingin Pertamina bagaimana sekarang menjaga stabilitas harga, tapi tetap menjaga korporasi Pertamina untuk tetap tidak rugi," terangnya di Komplek Istana Negara, Jakarta, Rabu (22/7/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sudirman mengungkapkan, maka akan disiapkan mekanisme dana cadangan untuk Pertamina. Misalnya ketika terjadi kenaikan atau penurunan harga minyak dunia secara signifikan, harga BBM bisa diintervensi atau ditahan pada batas tertentu.

"Kalau harganya turun terus kan ada tabungan, kita tabung," sebutnya.

Proses ini memang cukup lama dalam pembahasan. Tapi garis besarnya, dana ini akan langsung dikelola oleh Pertamina dan dalam pengawasan dari pemerintah. Sehingga tidak akan masuk dalam mekanisme APBN.

"Bayangan saya yang kelola nanti adalah Pertamina, tapi dalam pengawasan pemerintah. Supaya tidak keluar masuk APBN kan harus lewat DPR kan," kata Sudirman.

(mkl/rrd)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads