Nantinya, BBM di RI Minimal Pertamax RON 92

Nantinya, BBM di RI Minimal Pertamax RON 92

Zulfi Suhendra - detikFinance
Jumat, 24 Jul 2015 17:41 WIB
Nantinya, BBM di RI Minimal Pertamax RON 92
Jakarta - PT Pertamina (Persero) saat ini sedang melakukan peremajaan kilang-kilang minyaknya dalam program Research Development Master Plan (RDMP), ditargetkan selesai pada 2020. Sehingga, nantinya baik bensin Premium atau Pertalite sudah tidak lagi dijual di SPBU, yang ada hanya RON 92 alias Pertamax.

"Tadi Pertalite diluncurkan, mudah-mudahan sambutan masyarakat baik. Itu varian BBM baru bagi masyarakat," kata Menteri ESDM Sudirman Said, ditemui di Kantornya, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jumat (24/7/2015).

Sudirman mengatakan, hadirnya Pertalite juga sejalan dengan rekomentasi dari Tim Reformasi Tata Kelola Minyak dan Gas Bumi, di mana tim yang dulu dipimpin Faisal Basri merekomendasikan agar masyarakat mengkonsumsi BBM yang lebih bersih dan oktannya lebih tinggi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Masyarakat bisa mengonsumsi BBM lebih bersih bukan bersubsidi. Kan memang rekomendasi Tim Reformasi itu menggunakan BBM yang lebih bersih, oktannya lebih tinggi," katanya.

Namun, Sudirman menegaskan, begitu peremajaan kilang Pertamina selesai, maka BBM yang tersedia di Indonesia hanya akan tersedia RON 95.

"Sambil menunggu ke RON 92, kalau kilang selesai dan Pertamina punya blending facility yang lebih baik, kita akan ke sana," ungkapnya.

Hal yang sama juga diungkapkan Menko Perekonomian Sofyan Djalil. Secara berkelanjutan, bensin jenis Pertalite juga akan dihapus dan diharapkan oktan paling rendah yang disediakan di Indonesia adalah RON 92 atau setara Pertamax. Seperti yang juga tersedia di banyak negara.

"Paling sedikit mungkin RON 92 nanti," tegasnya.

(rrd/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads