"Pembangkit yang dikerjakan PLN dikonsolidasi. Sekarang menjadi 5.000 MW dan 30.000 IPP (Independent Power Producer)," kata Menteri ESDM Sudirman Said, ditemui di Kantor Ditjen Ketenagalistrikan, Kuningan, Jakarta, Selasa (28/7/2015).
Pemerintah kata Sudirman, meminta kepada PLN untuk lebih konsentrasi membangun jaringan transmisi listrik. Karena, transmisi merupakan infrastruktur vital, walau pembangkit sudah jadi tapi tak ada jaringan transmisinya, maka listrik tak bisa mengalir ke rumah masyarakat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perubahan porsi ini sudah dibahas sampai ke tingkat Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK), hingga kemudian diputuskan sebelum memasuki libur lebaran Idul Fitri. Selain itu juga ditargetkan komposisi sumber energi untuk pembangkit listrik di 2025.
"Kita ingin jaga energi mix, batubara 50%, gas 25%, dan energi terbarukan 25%," tutup Sudirman.
(rrd/hen)











































