Hanya Garap 5.000 MW, PLN Diminta Fokus Bangun Transmisi Listrik

Hanya Garap 5.000 MW, PLN Diminta Fokus Bangun Transmisi Listrik

Maikel Jefriando - detikFinance
Selasa, 28 Jul 2015 16:33 WIB
Hanya Garap 5.000 MW, PLN Diminta Fokus Bangun Transmisi Listrik
Jakarta - PT PLN (Persero) hanya diberikan tugas membangun 5.000 megawatt (MW) dari target awal 15.000 MW di program kelistrikan 35.000 MW yang digagas Presiden Joko Widodo (Jokowi). Namun BUMN listrik ini diminta untuk lebih fokus membangun jaringan transmisi listrik.

"Pembangkit yang dikerjakan PLN dikonsolidasi.‎ Sekarang menjadi 5.000 MW dan 30.000 IPP (Independent Power Producer)," kata Menteri ESDM Sudirman Said, ditemui di Kantor Ditjen Ketenagalistrikan, Kuningan, Jakarta, Selasa (28/7/2015).

Pemerintah kata Sudirman, meminta kepada PLN untuk lebih konsentrasi membangun jaringan transmisi listrik. Karena, transmisi merupakan infrastruktur vital, walau pembangkit sudah jadi tapi tak ada jaringan transmisinya, maka listrik tak bisa mengalir ke rumah masyarakat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Karena sebetulnya yang paling ideal adalah transmisi ngebut gitu. Kemudian begitu pembangkit jadi transmisi sudah nyambung. Makanya PLN kita harapkan fokus pada transmisi dan siapkan dari sebagai perusahaan service yang jalankan operasi. Jadi, karena itu pembangunan pembangkit lebih banyak dikerjakan oleh IPP (swasta)," ungkapnya.

Perubahan porsi ini sudah dibahas sampai‎ ke tingkat Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK), hingga kemudian diputuskan sebelum memasuki libur lebaran Idul Fitri. Selain itu juga ditargetkan komposisi sumber energi untuk pembangkit listrik di 2025.

"Kita ingin jaga energi mix, batubara 50%, gas 25%, dan energi terbarukan 25%," tutup Sudirman.

(rrd/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads