Ditugasi Bangun 5.000 MW, PLN Hanya Butuh Rp 130 Triliun

Ditugasi Bangun 5.000 MW, PLN Hanya Butuh Rp 130 Triliun

Maikel Jefriando - detikFinance
Selasa, 28 Jul 2015 17:52 WIB
Ditugasi Bangun 5.000 MW, PLN Hanya Butuh Rp 130 Triliun
Jakarta - PT PLN (Persero) awalnya memperkirakan butuh dana Rp 680 triliun untuk membangun 10.000 megawatt (MW) dari penugasan program 35.000 MW. Namun, pemerintah memutuskan porsi PLN diproyek tersebut diturunkan hanya 5.000 MW. Sehingga BUMN listrik ini hanya perlu menyiapkan dana US$ 10 miliar atau sekitar Rp 130 triliun.

Tapi, angka Rp 680 triliun yang dibutuhan PLN ini, termasuk investasi pembangunan jaringan trasmisi listrik.

Direktur PLN Amin Subekti menuturkan, dengan porsi yang lebih sedikit, artinya pembiayaan yang dibutuhkan juga tidak banyak. Diperkirakan dana untuk proyek tersebut mencapai US$ 10 miliar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jadi kalau 5.000 MW dikali US$ 2 juta (per 1 MW) kan US$ 10 miliar. At least mengurangi beban kita untuk financing," ungkap Amin di Kantor Ditjen Ketenagalistrikan, Kuningan, Jakarta, Selasa (28/7/2015).

โ€ŽDengan demikian, PLN juga nantinya akan lebih fokus kepada pembangunan jaringan transmisi listrik. Sesuai dengan arahan pemerintah. Sehingga ketika pembangkit sudah berhasil dibangun nantinya, transmisi juga langsung tersedia.

โ€Ž"Kita nih justru harus fokus di transmisi. Karena tantangannya justru di situ. Pembangkit gampang, transmisi yang susah," jelas Amin.

Amin belum dapat menyebutkan jumlah proyek transmisi yang akan dibangun oleh PLN. Karena juga tengah dilakukan berbagai kerjasama dengan berbagai pihak.

โ€Ž"Misalnya Sumatera kan mau bikin jalan tol. Ya kita kerjasama sama dengan yang bikin jalan tol. Ya kita kerjasama yang bikin jalan tol biar lebih mudah," terangnya.

(mkl/rrd)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads