Turun 33%, Laba Vale US$ 16,8 Juta

Turun 33%, Laba Vale US$ 16,8 Juta

Rista Rama Dhany - detikFinance
Kamis, 30 Jul 2015 21:33 WIB
Turun 33%, Laba Vale US$ 16,8 Juta
Jakarta - Harga nikel tercatat turun 11% bila dibandingkan pada kuartal I-2015. Hal ini berdampak pada turunnya laba PT Vale Indonesia Tbk (Vale) pada kuartal II-2015 menjadi US$ 16,8 juta, atau turun 33%.

Pada kinerja kuartal II-2015, produksi nikel Vale mencapai 19.251 metrik ton (MT) meningkat 10% dibandingkan periode sebelumya. Vale menargetkan produksi tahun ini total mencapai 80.000 MT. Pada periode itu Vale tercatat berhasil menjual nikel sebanyak 19.006 MT atau meningkat dibandingkan periode sebelumnya sebanyak 18.040 MT.

"Kami terus memantau volatilitas harga ini dan lebih penting lagi kami senantiasa berupaya meningkatkan efisiensi dan mengurangi biaya-biaya," kata CEP dan Presiden Direktur Perseroan Vale, Nico Kanter, dalam keterangannya, Kamis (30/7/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain mengendalikan biaya, untuk mengantisipasi berlanjutnya fluktuasi harga nikel yang tidak menguntungkan saat ini, Vale harus mengelola arus kasnya dengan hati-hati.

Kas dan setera Perseroan pada 31 Juni 2015 dan 31 Maret 2015 masing-masing sebesar US$ 270,1 juta dan US$ 328,2 juta. Sementara perseroan mengeluarkan sekitar US$ 27,7 juta di kuartal II-2015 sebagai belanja modal.

Perseroan terus mengevaluasi rencana belanja modalnya di tengah kondisi harga nikel yang rendah. Namun evaluasi ini tidak akan mempengaruhi kepatuhan Perseroan terhadap peraturan, penurunan biaya, produksi atau kelangsungan operasi. Ini termasuk langkah-langkah seperti memanfaatkan daya yang tersedia dari pembangkit listrik tenaga air dan debottlenecking pabrik pengolahan Perseroan.

(rrd/hen)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads