Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 14 Agu 2015 08:22 WIB

Mungkinkah RI Punya Pembangkit Listrik Thorium?

Rista Rama Dhany - detikFinance
Jakarta - Penolakan pada rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) masih banyak terjadi, baik di kalangan masyarakat maupun di kalangan pejabat negara. Saat ini muncul lagi wacana untuk membangun Pembangkit Listrik Tenaga Thorium (PLTT), yang katanya lebih aman dari PLTN.

Pertanyaanya, mungkinkah Indonesia punya PLTT?

"Secara teori mungkin saja, tapi implementasinya sulit, karena sampai saat ini belum ada satupun negara di dunia ini yang mengoperasikan PLTT," kata Kepala Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) Djarot Sulistio Wisnubroto, kepada detikFinance, Selasa (11/8/2015).

Djarot mengatakan, walaupun sebenarnya secara sumber daya, Indonesia banyak sekali memiliki cadangan Thorium.

"Cadangan Thorium di Indonesia 4 kali lipat dari cadangan uranium, artinya secara sumber daya kita punya banyak," kata Djarot.

Selain itu, belum ada industri di dunia ini yang fokus mengembangan Thorium. Walau diakui penggunaan Thorium jauh lebih aman dari pada uranium. Salah satunya karena tidak bisa dijadikan senjata atau bom.

"Toshiba, Rosatom dan industri-industri pengolahan uranium belum fokus mengelola thorium untuk pembangkit listrik, mereka lebih suka kembangkan uranium," ungkapnya.

Apalagi, bila Indonesia mau mengembangkan pembangkit listrik thorium, harusnya mengembangkan PLTN terlebih dahulu.

"Bangun PLTT itu harusnya kembangin dulu PLTN, karena pengembangan thorium itu sebelumnya pengembangan dari uranium," ucapnya.

(rrd/ang)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed