PLN Beli Listrik dari 5 Proyek Energi Non Fosil Milik Swasta

PLN Beli Listrik dari 5 Proyek Energi Non Fosil Milik Swasta

Maikel Jefriando - detikFinance
Rabu, 19 Agu 2015 12:26 WIB
PLN Beli Listrik dari 5 Proyek Energi Non Fosil Milik Swasta
Jakarta - PT PLN (Persero) menyepakati komitmen pembelian tenaga listrik dari pembangkit energi baru dan terbarukan‎ dengan beberapa Independent Power Producer (IPP). Kapasitas yang disepakati adalah 622 megawatt (MW).

‎"Hari ini kita menyaksikan penandatangan dari lima PPA oleh PLN. Ini merupakan bukti dari percepatan pembangunan energi baru terbarukan untuk listrik," ungkap Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Sudirman Said dalam acara Indo EBTKE Conex 2015 di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Rabu (19/8/2015).
 
Berikut ini pembangkit energi baru terbarukan (EBT) yang disepakati pembelian tenaga listriknya:

  1. Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Batang Toru kapasitas 510 MW di Sumatera Utara yang dikembangkan oleh PT North Sumatera Hydro Energy,
  2. PLTA Hasang kapasitas 3 X 13 MW di Sumatera Utara yang dikembangkan oleh PT Binsar Natorang Energy,
  3. Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) Sidrap kapasitas 70 MW di Sulawesi Selatan yang dikembangkan oleh PT UPC,
  4. Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Gorontalo kapasitas 2 MWp yang dikembangkan oleh PT Brantas Adya Surya Energi,
  5. PLTS Sumba Timur kapasitas 1 Mega Watt peak (MWp) di Nusa Tenggara Timur yang dikembangkan oleh PT Buana Energi Surya.
Total biaya investasi untuk kelima proyek tersebut diatas akan mencapai sebesar US$ 1,71 miliar atau sekitar Rp 22,2 triliun (kurs Rp 13.000)
 
Dengan adanya kesepakatan pada hari ini, maka komitmen tambahan pasokan listrik melalui pembangkit EBT yang sudah tertuang dalam PPA adalah sebesar 5.014 MW. Dengan demikian diharapkan target penambahan pembangkit EBT tahun 2019 sebesar 4.116 MW akan dapat dilampaui.

(mkl/rrd)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads