Seorang pedagang bensin eceran Pertamini di Matraman, Hari Sugandi mengungkapkan, dirinya harus bolak balik ke SPBU untuk mengisi tangki BBM sepeda motornya. Bahkan untuk menutupi kecurigaan, pengisian BBM dilakukan di malam hari. Jarak antara lapak Pertamini dengan SPBU bahkan cukup jauh.
"Saya beli sendiri dari SPBU, belinya malam-malam," kata Sugandi kepada detikFinance, ditemui di lapaknya depan Masjid Jami Matraman, Jakarta Timur, Jumat (21/8/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sekali beli dari SPBU 60 liter pakai jeriken, angkutnya pakai sepeda motor bolak balik beberapa kali. Kalau dulu suka dimarahi petugas SPBU beli pakai jeriken. Sekarang nggak masalah asal belinya malam-malam," ungkapnya.
"Kadang saya minta tukang ojek untuk membeli bensin ke SPBU dengan upah Rp 60.000 per sekali angkut," ucapnya.
(rrd/hen)











































