Follow detikFinance
Jumat, 21 Agu 2015 15:00 WIB

Ini Kata Pertamina Soal Pertamini

Muhammad Idris - detikFinance
FOKUS BERITA Bisnis BBM Pertamini
Jakarta - Saat ini bisnis penjualan bensin eceran dengan label Pertamini tengah menjamur di beberapa tempat. Pertamini jadi alternatif pengisian BBM, khususnya bagi pengguna kendaraan roda dua yang kehabisan bensin sementara lokasi SPBU masih cukup jauh.

Menanggapi fenomena Pertamini, Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Wianda Pusponegoro mengungkapkan, keberadaan Pertamini yang ada di pinggir-pinggi jalan secara hukum ilegal dan tidak memenuhi standar keamanan (safety).

"Kalau yang di pinggir-pinggir jalan itu jualan dengan cara ilegal. Apalagi kalau dilihat safety kan jelas itu tidak aman, selangnya apa yang dipakai, tangkinya, penyimpanannya bagaimana kalau nantinya terjadi kebakaran," ujar Wianda pada detikFinance, Jumat (21/8/2015).

Pertamina, lanjut Wianda, sudah pro aktif melakukan pencegahan dengan melarang pengelola stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) menjual pada masyarakat yang datang menggunakan jeriken.

"Sebenarnya itu memang ilegal, tapi yang kita takutkan bukan masalah hukumnya, tapi lebih ke aspek keamanan dari mesin Pertamini," katanya.

Kendati demikian, sambung Wianda, Pertamina tidak melarang masyarakat membeli BBM dalam jeriken untuk sejumlah tujuan seperti usaha bengkel, kebutuhan traktor, generator, dan sebagainya.

"Yang kita larang itu BBM jangan diperjualbelikan bebas. Makanya kita upayakan setiap pembelian jeriken menggunakan surat jalan dari pemerintah daerah. Tujuannya, agar peruntukannya jelas," jelasnya.

Wianda membenarkan, ada sanksi pidana yang bisa dikenakan pada penjual BBM tak berizin dari Pertamina. "Kalau kita bagaimana melakukan pengawasan di dalam SPBU, kalau di luar itu tugas aparat penegak hukum. Domaim kita di situ," pungkasnya.

(rrd/rrd)
FOKUS BERITA Bisnis BBM Pertamini
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed