"Margin usaha kita untuk premium hanya Rp 277/liter. Jumlah ini termasuk gaji pegawai, bayar listrik, pengembalian investasi dan sebagainya," ujar Ketua Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) Eri Purnomohadi, kepada detikFinance, Jumat (21/8/2015).
Eri mengatakan, bahkan untuk membangun SPBU diperlukan perizinan yang cukup banyak, serta dana investasi yang cukup besar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara, bagi pengusaha Pertamini, seperti Hari Sugandi yang memiliki 3 cabang Pertamini di Jakarta, ia hanya mengeluarkan modal Rp 7 juta untuk satu unit Pertamini.
"Modalnya hanya Rp 7 juta/unit. Sehari-hari bisa jual 300 liter, beli bensinnya dari SPBU, belinya malam-malam, belinya Rp 7.400/liter, tapi jualnya Rp 9.000/liter. Untung bersih Rp 1.000/liter jadi sehari bisa bawa uang Rp 300.000/hari," tutup Sugandi.
(rrd/hen)











































