PT PLN Distribusi Jawa Barat dan Banten (DJBB) hingga semester I-2015 mencatat telah menyelamatkan 53,5 juta kilowatt-hours (kWh) atau setara Rp 53 miliar dari kegiatan pemelihatana jaringan listrik bertegangan 20.000 volt tanpa harus melakukan pemadaman listrik. Dengan tak adanya pemadaman maka PLN tetap bisa terus menyalurkan atau menjual listrik ke masyarakat.
Pekerjaan pemeliharaan preventif jaringan distribusi tenaga listrik pada Saluran Udara Tegangan Menengah (SUTM) 20.000 Volt Tanpa Padam dilakukan oleh Tim 'Pasukan Berani Mati' Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan-Tegangan Menengah (PDKB-TM) secara rutin di 17 Area kerja PLN DJBB.
Deputi Manajer Komunikasi PLN DJBB, Achmad Syah mengatakan, dengan pemeliharaan SUTM 20.000 Volt tanpa pemadaman, maka pasokan tenaga listrik pada jaringan tersebut tetap terjaga, sehingga pelanggan PLN tetap dapat memanfaatkan tenaga listrik, dan penjualan PLN tetap berlangsung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tim PDKB TM merupakan regu teknisi distribusi dengan keahlian dan kompetensi khusus untuk memelihara jaringan listrik SUTM dalam keadaan bertegangan 20.000 Volt.
Sejak awal tahun 2013 PLN DJBB memiliki 17 Tim PDKB TM–Pola Berjarak, di mana setiap Tim melakukan pekerjaan pemeliharaan menggunakan alat bantu sehingga petugas tidak menyentuh langsung jaringan listrik.
Namun saat ini PLN DJBB sedang mempersiapkan pembentukan Tim PDKB TM–Pola Sentuh Langsung, di mana Tim PDKB TM akan memperbaiki jaringan SUTM dengan cara menyentuh langsung jaringan tersebut, menggunakan sarana pendukung yaitu kendaraan crane yang berisolasi tahan 24.000 Volt untuk membawa petugas ke posisi mendekati jaringan.
(rrd/hen)











































