Solar Untuk Listrik Sering Diselewengkan, PLN Bikin Aplikasi Android

Solar Untuk Listrik Sering Diselewengkan, PLN Bikin Aplikasi Android

Michael Agustinus - detikFinance
Kamis, 27 Agu 2015 10:30 WIB
Solar Untuk Listrik Sering Diselewengkan, PLN Bikin Aplikasi Android
Ambon - Penyelewengan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar untuk pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) milik PLN kerap terjadi di wilayah Maluku-Maluku Utara, terutama di pulau-pulau terluar. Solar untuk PLTD malah dijual oleh oknum-oknum PLN kepada masyarakat di pulau terpencil.

General Manager PLN Wilayah Maluku-Maluku Utara, M Ikhsan Asaad, kesal dengan perilaku oknum-oknum PLN tersebut. Sebab, hal itu menyebabkan biaya produksi listrik makin tidak efisien dan jelas merugikan negara.

Karena itu, pihaknya merekrut 60 orang baru untuk menciptakan inovasi untuk dapat mengkontrol stok dan pasokan solar milik PLN.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami rekrut 60 anak baru, kami bekali dulu. Kami tekankan solar harus dijaga. Saya suruh bikin aplikasi android, minyak (solar) yang masuk di-input, berapa yang dipakai setiap hari dan berapa produksi listrik. Kami kontrol ketat," tutur Ikhsan kepada detikFinance, di kantornya, Ambon, Maluku, Rabu (26/8/2015).

Hasilnya, orang-orang baru yang direkrutnya sukses menciptakan aplikasi inovatif yang dinamakan Sistem Informasi Manajemen Bahan Bakar Minyak alias SIM BBM. Setiap PLTD milik PLN di pulau-pulau terluar di Maluku-Maluku Utara kini telah dilengkapi dengan V-Sat untuk sambungan internet.

Dengan begitu, stok dan pasokan solar dapat dipantau setiap hari lewat ponsel Android. Setiap pasokan solar yang masuk akan tercatat di SIM BBM. Penggunaannya akan dicocokan dengan daya listrik yang dihasilkan.

Aplikasi ini dapat mendeteksi jika daya listrik yang dihasilkan tak sesuai dengan solar yang dihabiskan. Dari data tersebut akan dapat diketahui jika ada oknum yang mencuri solar. "Baru tahun ini SIM BBM dipakai. Sering kita lihat penggunaan BBM sering minus karena dicuri," ungkap Ikhsan.

Ikhsan mengaku, telah memanggil pegawai-pegawainya yang ketahuan menyelewengkan pasokan solar untuk PLTD berkat aplikasi Android ini. Beberapa di antara karyawan PLN yang terbukti mencuri solar pun telah diberhentikan dengan tidak hormat alias dipecat.

"Kami panggil, beri pembinaan, kami pecat kalau ada yang keterlaluan," tegasnya.

(dnl/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads