Direktur Utama BPI Mohammad Effendi mengungkapkan, dirinya punya cara tersendiri untuk mencapai target penyelesaian pembangunan yang lebih awal dari kontrak tersebut.
"Percepatannya itu adalah pertama pembersihan lahan atau land clearing. Ini akan dilakukan siang malam sehingga tanah sudah rata kemudian dipasang tiang pancang," ujar dia ditemui di lokasi proyek, Jumat (28/8/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau proses biasa kan kita bangun satu-satu bagian. Satu bagian selesai, kita lanjut bagian lain. Kalau sekarang kita kerjakan paralel. Semua bagian dikerjakan barengan," ujar dia.
Untuk melakukan pekerjaan secara paralel ini, ia mengatakan tidak perlu penyesuaian yang terlalu rumit. "Cukup mendatangkan semua alat beratnya secara bersamaan. Jadi barang, alat berat komponen didatangkan semua bersamaan, disimpan lalu dibangun bersamaan. Bedanya, kalau sebelumnya itu barang datang bertahap sesuai bagian yang sedang dikerjakan. Penyesuaiannya itu saja," jelas dia.
Dengan langkah percepatan ini, indikasi waktu yang diperlukan tidak akan sampai 50 bulan. "Perhitungan kami hanya 48 bulan sudah selesai. Kami akan usahakan penuhi target itu," pungkas dia.
(dna/rrd)











































