Jokowi Minta PLTU Terbesar di ASEAN Selesai 2018, Ini Langkah Investornya

Jokowi Minta PLTU Terbesar di ASEAN Selesai 2018, Ini Langkah Investornya

Dana Aditiasari - detikFinance
Jumat, 28 Agu 2015 17:37 WIB
Jokowi Minta PLTU Terbesar di ASEAN Selesai 2018, Ini Langkah Investornya
Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) bakal menagih janji ke PT Bimasena Power Indonesia (BPI), selaku investor yang membangun proyek PLTU Batang, Jawa Tengah, yang menargetkan proyek PLTU terbesar di ASEAN ini selesai pada 2018.

Direktur Utama BPI Mohammad Effendi mengungkapkan, dirinya punya cara tersendiri untuk mencapai target penyelesaian pembangunan yang lebih awal dari kontrak tersebut.

‎"Percepatannya itu adalah pertama pembersihan lahan atau land‎ clearing. Ini akan dilakukan siang malam sehingga tanah sudah rata kemudian dipasang tiang pancang," ujar dia ditemui di lokasi proyek, Jumat (28/8/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Langkah selanjutnya, kata dia, adalah melakukan pekerjaan pembangunan secara paralel. Artinya seluruh tahap pekerjaan dilakukan bersamaan alias serentak.

"Kalau proses biasa kan kita bangun satu-satu bagian. Satu bagian selesai, kita lanjut bagian lain. Kalau sekarang kita kerjakan paralel. Semua bagian dikerjakan barengan," ujar dia.

Untuk melakukan pekerjaan secara paralel ini, ia mengatakan tidak perlu penyesuaian yang terlalu rumit. "Cukup mendatangkan semua alat beratnya secara bersamaan. Jadi barang, alat berat komponen didatangkan semua‎ bersamaan, disimpan lalu dibangun bersamaan. Bedanya, kalau sebelumnya itu barang datang bertahap sesuai bagian yang sedang dikerjakan. Penyesuaiannya itu saja," jelas dia.

Dengan langkah percepatan ini, indikasi waktu yang diperlukan tidak akan sampai 50 bulan. "Perhitungan kami hanya 48 bulan sudah selesai. Kami akan usahakan penuhi target itu," pungkas dia.

(dna/rrd)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads