RI Sudah Krisis Listrik

RI Sudah Krisis Listrik

Rista Rama Dhany - detikFinance
Selasa, 01 Sep 2015 10:35 WIB
RI Sudah Krisis Listrik
Jakarta - Pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) punya mega proyek listrik 35.000 megawatt (MW) yang akan dibangun dalam lima tahun ke depan. Proyek ini harus terealisasi, karena saat ini Indonesia sudah masuk dalam kategori krisis listrik.

Menteri ESDM Sudirman Said mengungkapkan, secara definisi Indonesia sudah masuk dalam kategori krisis listrik. Hal tersebut juga berdasarkan kesimpulan dari Dewan Energi Nasional (DEN).

"Per definisi, DEN sudah menyimpulkan bahwa situasi ketenagalistrikan kita sudah memasuki krisis. Krisis adalah situasi di mana reserve marginnya kurang dari 30%," ungkap Sudirman kepada detikFinance, Selasa (1/9/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sudirman mengungkapkan, di seluruh Indonesia memiliki 24 sistem utama transmisi listrik. Di mana sebagian besar hanya memiliki pasokan listrik yang pas-pasan, bahkan sering kali mati lampu ketika beban puncak.

"Hanya 8 sistem kelistrikan kita yang normal. 8 sistem ini memiliki cadangan listrik di atas 25%. Sisanya 5 sistem dalam status siaga yang tidak memiliki cafangan sampai 15%, dan 10 sistem lainnya dalam keadaan defisit listrik," ungkapnya.

Kondisi ini, kata Sudirman, hanya bisa diselesaikan dengan membangun pembangkit listrik sebanyak-banyaknya, minimal 35.000 MW dalam lima tahun. Target ini tentunya tidak mudah, karena hingga 70 tahun Indonesia merdeka, kapasitas listrik yang dimiliki hanya 53.535 MW.

(dnl/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads