"Alhamdulillah serapan PUPR telah Rp 35,8 triliun, sekitar 30%. Ini sesuai target yang dicanangkan hingga akhir Agustus 2015," ujar Menteri PUPR Basuki Hadimuljono ditemui di Kantornya, Jalan Pattimura, Jakarta Selatan, Rabu (2/9/2015).
Basuki mengatakan, realisasi serapan paling tinggi adalah dari Direktorat Jenderal Binamarga sebesar Rp 17,4 triliun. "Karena banyak pembangunan jalan nasional, jalan tol, dan program jalan lintas batas yang sudah mulai jalan. Termasuk program carry over tahun berikutnya (tahun jamak) dari tahun lalu yang kerjaannya masih berlanjut tahun ini," terang dia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kemudian, yang serapannya cukup tinggi juga Direktorat Jenderal Cipta Karya sebesar Rp 5,7 triliun," ungkap dia.
Diharapkan hingga akhir tahun serapan anggaran bisa berada di atas 90%. Hal ini didukung sejumlah langkah percepatan pekerjaan fisik dan upaya percepatan lain, seperti pelaksanaan lelang yang lebih awal dan percepatan pelaksanaan kontrak pada paket-paket pekerjaan yang sudah selesai masa lelangnya.
βKementerian PUPR sendiri masuk kelompok kementerian yang mendapat alokasi anggaran paling besar di tahun 2015 ini. Anggaran Kementerian PUPR dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBNP) 2015 adalah Rp 118 triliun.
(dna/rrd)











































