Ini Daftar Perusahaan AS yang Incar Proyek Listrik 35.000 MW

Ini Daftar Perusahaan AS yang Incar Proyek Listrik 35.000 MW

Michael Agustinus - detikFinance
Rabu, 02 Sep 2015 17:51 WIB
Ini Daftar Perusahaan AS yang Incar Proyek Listrik 35.000 MW
Jakarta - Pemerintah Amerika Serikat (AS) menyatakan bahwa perusahaan-perusahaan dari negaranya sangat tertarik terlibat dalam proyek listrik 35.000 megawatt (MW) di Indonesia. Sebanyak 52 perusahaan dan 11 agensi disodorkan oleh pemerintah AS untuk ikut dalam lelang-lelang proyek pembangkit listrik di Indonesia.

Untuk mempermudah perusahaan asal AS ikut dalam lelang proyek-proyek di Indonesia, pemerintah AS membuat nota kesepahaman dengan pemerintah Indonesia. Isi nota kesepahamannya adalah pembentukan US Power Working Group for Indonesia, yang memberikan akses informasi dan kesempatan seluas-luasnya bagi perusahaan-perusahaan AS.

"AS sangat mendukung Indonesia untuk proyek listrik 35.000 MW. Untuk mendukung hal tersebut, kami telah membentuk working group yang beranggotakan 52 perusahaan teratas AS dan 11 agensi," kata Duta Besar AS untuk Indonesia, Robert Blake, usai penandatanganan MoU di Kantor Pusat PLN, Jakarta, Rabu (2/9/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berdasarkan data yang dihimpun detikFinance, nama-nama perusahaan asal AS yang tergabung dalam US Power Working Group for Indonesia, diantaranya:

  • 3M
  • Allotrope Partners
  • American Ethane
  • APR Energy
  • Asia Taktik
  • Authentix Inc.
  • Black & Veatch
  • Burns & McDonnel
  • Cameron
  • Carboline Company
  • Cask
  • Caterpillar
  • Change Wind Corporation
  • Emerson
  • First Solar
  • Fluidic Energy
  • Fluor
  • General Electric
  • Hogan Lovells
  • Honeywell
  • IBM
  • John Crane
  • Kilohana Capital
  • LP Amina
  • Metha Tech Inc.
  • MWH
  • Natel Energy
  • NexSteppe
  • Nooter/Eriksen
  • Omstar Environmental Products DX1
  • Pal-Con
  • Peppermint Energy
  • PFS Finance
  • Power Engineers
  • ProMaxx Advanced Fuels
  • Proton OnSite
  • PW Power Systems
  • SeaSpire Advisors
  • Sentry Equipment Corp
  • Skychaser Energy
  • Skypower Global
  • Sun Edison
  • Thermo Fisher Scientific Inc.
  • UL
  • UPC Renewables
  • Milliken & Company
  • Westinghouse Electric
  • Winrock International
Robert menyatakan, bahwa perusahaan-perusahaan asal AS adalah yang terbaik di dunia. Perusahaan AS tidak mengandalkan harga murah, tapi kualitas. Rekam jejak perusahaan dari negaranya pun sudah teruji di Indonesia. General Electric (GE) misalnya, teknologinya banyak sekali digunakan oleh pembangkit listrik di Indonesia.

"Perusahaan-perusahaan AS merupakan yang terbaik di seluruh dunia, salah satunya GE. Banyak juga perusahaan AS yang sudah memiliki pengalaman signifikan di Indonesia," tandasnya.

(rrd/rrd)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads