Bagaimana Nasib Karyawan Total di Blok Mahakam Pasca 2017?

Bagaimana Nasib Karyawan Total di Blok Mahakam Pasca 2017?

Michael Agustinus - detikFinance
Jumat, 04 Sep 2015 20:32 WIB
Bagaimana Nasib Karyawan Total di Blok Mahakam Pasca 2017?
Bogor - Pada 2 Juli 2015 lalu pemerintah telah memutuskan tidak akan memperpanjang kontrak Total E&P Indonesie di Blok Mahakam, dan menyerahkan pengelolaan blok tersebut mulai 1 Januari 2018 kepada PT Pertamina (Persero). Bagaimana nasib ribuan pegawai Total di blok di Kalimantan Timur (Kaltim) tersebut?

Vice President HR Communications General Services Total E&P Indonesie, Arividya Noviyanto menyatakan, bahwa pihaknya tak bisa menjamin para pekerja tersebut terutama tenaga ahlinya akan tetap bertahan di Blok Mahakam pasca 2017. Bisa saja mereka dipindahkan ke blok-blok milik Total lainnya.

"Kita tidak bisa menjamin (mereka bertahan) karena waktu zaman harga minyak bagus pun orang kita yang pintar diambil ke mana-mana. Tapi secara prinsip tenaga ahli yang ada di Total komptensinya terus ditingkatkan," kata Noviyanto, saat Media Gathering di Hotel Aston, Bogor, Jumat (4/9/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sedangkan untuk pekerja-pekerja di Blok Mahakam pada umumnya, Total menyerahkan keputusan pada para pekerja sendiri apakah ingin bertahan atau pergi. "Kami sudah sampaikan pada employee, kalau Pertamina berkomitmen mengambil seluruh employee, ya itu tergantung komitmen dari employee juga," ucapnya.

Noviyanto mengaku, bahwa Total berupaya agar sebagian besar karyawan nantinya tetap bekerja di Blok Mahakam meski sudah berganti 'tuan'. Namun, tak ada jaminan mereka mau bekerja di bawah Pertamina.

"Sebagian besar kita usahakan masuk ke Blok Mahakam lagi. Tapi kan manusia bebas, misalnya nggak mau lagi ya sudah," tutupnya.

(rrd/hen)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads