Follow detikFinance
Selasa, 08 Sep 2015 15:28 WIB

Sofjan Wanandi Minta Jokowi Tertibkan Rizal Ramli

Mulya Nurbilkis - detikFinance
Jakarta - Kemarin, Menko Maritim dan Sumber Daya, Rizal Ramli melakukan rapat koordinasi membahas proyek listrik 35.000 megawatt (MW). Hasilnya, proyek tersebut menurut Rizal tidak akan tercapai.

Staf Ahli Wakil Presiden (Wapres), Sofjan Wanandi, melawan soal hasil rapat koordinasi Rizal Ramli kemarin. Apalagi dalam rapat tersebut, Menteri ESDM Sudirman Said tidak hadir.

"Kalau saya sebagai pribadi, Presiden harus tertibkan yang begitu-begitu tidak bisa ditoleransi. Akhirnya kan confused (membingungkan) investor di luar, mau investasi ke Indonesia nanti mau di mana yang dipegang, kalau menterinya saja bisa mengubah policy kebijakan Presiden, nanti di mana lagi kewibawaan Presiden," tutur Sofjan di kantor Wakil Presiden, Jakarta, Selasa (8/9/2015).

Menurut Sofjan, apa yang disampaikan Rizal Ramli bisa membuat investor kebingungan terkait kebijakan pemerintah, soal proyek listrik 35.000 MW.

"Rusak semua kita nanti. Kalau mau membaik negara ini harus ada one policy and one voice, satu suara dan satu kebijakan satu komando, tidak bisa bicara seenaknya, memangnya ini negara apa, banana republic memang," jelas Sofjan.

Mantan Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) ini mengatakan, seorang menteri tidak bisa membuat keputusan yang bertentangan dengan kebijakan Presiden, seperti proyek listrik 35.000 MW tersebut.

"Dia boleh memberikan nasihat tapi intern dengan presiden dalam rapat kabinet untuk mengubah bahwa ini ada persoalan. Bicaranya di dalam, jangan ke luar. Seolah-olah dia lebih pintar dari presiden. Kalau begini celaka kita semua," tutur Sofjan.

(dnl/hen)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed