Bahkan Rizal dengan lantang menentang proyek 35.000 MW. Karena menurut hitungannya, Indonesia hanya butuh 16.000 MW dalam 5 tahun depan. Bila dipaksakan PT PLN (Persero) akan menderita kerugian besar bahkan terancam bangkrut.
Tentunya pernyataan tersebut langsung mengundang reaksi dari berbagai pihak.

(rrd/hen)











































