"Sebenarnya semua ada kelebihannya, termasuk sistem token (pulsa listrik) itu ada kelebihannya, baik itu untuk PLN sendiri maupun untuk masyarakat," kata Direktur Perencanaan PLN, Murtaqi Syamsuddin, ditemui di Gedung DPR, Selasa (8/9/2015).
Murtaqi mengatakan, dengan sistem pulsa listrik, masyarakat dapat mengontrol penggunaan listriknya sendiri. Masyarakat juga terdorong untuk berhemat, karena bisa mengukur berapa pemakaian listriknya setiap hari dengan ditandai berkurangnya jumlah angka meteran kilo Watt hour (kWh).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara bagi PLN kata Murtaqi, dengan sistem pulsa listrik tersebut PLN tidak perlu direpotkan dengan melakukan pencatatan. Karena secara otomatis, data pengguna akan tercatat sendirinya. Kalau cara manual kan kita harus kirim petugas untuk mencatat penggunaan setiap bulannya," katanya.
Selain itu, dengan sistem pulsa listrik ini akan menghindarkan masyarakat dari kesalahan hitung serta kecurangan dalam penghitungan meteran listrik.
"Kalau ada salah hitung tentu kan ada kerugian di situ yang harus ditanggung masyarakat. Kalau pakai sistem token kan semuanya pasti, segitu dia beli segitu dia pakai. Ini juga menghindarkan kongkalikong petugas dengan pelanggan. Karena minim sekali pertemuan antara masyarakat pelanggan dengan petugas," tutup Murtaqi.
(ang/dnl)











































