Jokowi Minta Sudirman Said Jelaskan 35.000 MW ke Pengusaha Listrik

Jokowi Minta Sudirman Said Jelaskan 35.000 MW ke Pengusaha Listrik

Dana Aditiasari - detikFinance
Rabu, 09 Sep 2015 20:38 WIB
Jokowi Minta Sudirman Said Jelaskan 35.000 MW ke Pengusaha Listrik
Jakarta - Menteri ESDM Sudirman Said mendadak mengumpulkan para pengusaha listrik di Indonesia baik yang swasta maupun asing atau Independent Power Producer (IPP). Hal ini karena perintah dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) langsung.

"Saya berterima kasih kepada para IPP yang hadir pada malam ini. Karena pemberitahuan yang sangat singkat, tapi bapak ibu bisa hadir malam ini. Pertemuan ini mendadak karena saya kemarin bertemu Pak Presiden dan beliau sarankan untuk kumpulkan perusahaan yang sedang mengerjakan proyek listrik di Indonesia untuk jelaskan arah pemerintah," kata Sudirman dalam pertemuan tersebut, di Hotel Dharmawangsa, Jakarta Selatan, Rabu (9/9/2015).

Sudirman mengatakan, dikumpulkannya para pengusaha pembangkit listrik se-Indonesia ini, bertujuan untuk menjelaskan dengan rinci program listrik pemerintah 35.000 MW. Apalagi di tengah ramainya 'ribut-ribut' 35.000 MW. Seperti diketahui, Menko Maritim dan Sumber Daya Rizal Ramli menilai proyek ini tak realistis.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dalam 1-2 jam ke depan akan membahas hal penting soal listrik 35.000 MW. Kami sadari bahwa branding 35.000 MW ini semakin kuat. Saya berterima kasih dengan polemik ini karena makin kuat branding 35.000 MW," katanya.

Mantan Direktur Utama PT Pindad ini menambahkan, setelah beberapa bulan menjadi Menteri ESDM, ia menyadari betapa pentingnya listrik bagi rakyat dan bagi suatu negara. Karena listrik adalah infrastruktur hulu yang menjadi motor penggerak ekonomi.

"Semakin saya hayati pekerjaan ini semakin saya mengerti sektor energi adalah sektor paling hulu yang menggerakkan ekonomi. Dan listrik adalah salah satu di bagian hulu itu," tutup Sudirman.

Dalam pertemuan ini dihadiri Direktur Utama Medco Power Fazil Alfitri, Direktur Gas PT Pertamina (Persero) Yeny Handayani, Direktur PLN Nasri Sebayang, dan banyak lagi.

Dalam menjelaskan 35.000 MW ini, Sudirman didampingi Menteri BUMN Rini Soemarno, Dirjen Energi Baru Terbarukan dan Konversi Energi (EBTKE) Rida Mulyana, Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM Teguh Pamudji dan sejumlah pejabat lainnya.

(rrd/hen)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads