Pertamina Pasok Solar 550.000 KL/Tahun ke Adaro Selama 7 Tahun

Pertamina Pasok Solar 550.000 KL/Tahun ke Adaro Selama 7 Tahun

Feby Dwi Sutianto - detikFinance
Jumat, 11 Sep 2015 11:36 WIB
Pertamina Pasok Solar 550.000 KL/Tahun ke Adaro Selama 7 Tahun
Jakarta - PT Pertamina (Persero) menandatangani kerja sama dengan PT Adaro Energy Tbk. Pertamina akan memasok biosolar ke Adaro Energy sebanyak 550.000 Kilo Liter (KL) per tahun. Kerjasama dilakukan untuk periode 7 tahun ke depan yakni dari 1 November 2015 sampai 1 Oktober 2022.

Kerja sama ini dilakukan antara Direktur Pemasaran Pertamina Ahmad Bambang dan Presiden Direktur Adaro Energy Garibaldi Thohir.

"Ini tindak lanjut MoU (nota kesepahaman). Ini sudah realisasi 2 kerjasama. Pertama suplai BBM, Fuel Supply Agreement (FSA) Pertamina ke Adaro Group senilai 550.000 KL dalam setahun. Adaro merupakan konsumen (BBM) terbesar di Indonesia," Kata Bambang di Kantor Pusat Pertamina, Jakarta, Jumat (11/9/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain memasok solar, Pertamina menandatangani juga kerjasama penyewaan dan pemanfaatan Terminal BBM milik Indonesia Bulk Terminal (IBT), milik anak usaha Adaro Energy. Pertamina akan memanfaatkan storage milik IBT 70.000 KL dan 2 fasilitas jetty (dermaga) dengan total kapasitas 1,4 juta KL per tahun yang berada di Mekar Putih, Pulau Laut, Kota Baru, Kalimantan Selatan. Storage BBM tersebut nantinya dimanfaatkan Pertamina untuk memasok BBM ke Adaro dan perusahaan lainnya di sekitar area Kalimantan.

"IBT terminal dipakai Pertamina untuk suplai kebutuhan Adaro. Kemudian, suplai konsumen di area itu," jelasnya.

Di tempat yang sama Presdir Adaro Energy Garibaldi Thohir menyebut pihaknya baru kali ini menggandeng Pertamina. Sebelumnya, Adaro memperoleh pasokan biosolar dari perusahaan migas asing, pesaing Pertamina.

"Saya hitung-hitung, kerjasama beli fuel (BBM) ke perusahaan asing US$ 330-340 juta per tahun. Kita beli saudara tua kita. Transaksi di dalam negeri. Kita sudah bantu pemerintah, demi kepentingan Indonesia. Ini buktikan, aliansi strategis swasta dan BUMN," jelasnya.

(feb/rrd)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads