Penyebab Harga Avtur di Singapura Lebih Murah dari RI

Penyebab Harga Avtur di Singapura Lebih Murah dari RI

Rista Rama Dhany - detikFinance
Senin, 14 Sep 2015 13:52 WIB
Penyebab Harga Avtur di Singapura Lebih Murah dari RI
Jakarta - Harga avtur PT Pertamina (Persero) di Indonesia dikritik, karena terlalu mahal. Bila dibandingkan dengan Singapura, harga avtur di negeri singa tersebut hanya Rp 6.583 per liter, sementara di Indonesia sekitar Rp 7.508/liter.

Mengapa di Singapura harga avturnya lebih murah?

"Pertama, di Singapura tidak ada namanya kena pajak dan pungutan (PNBP). Kalau di Indonesia kan banyak pajak, ada lagi pungutan dari BPH Migas 0,3% per liter. Kalau yang kena pungutan dan pajak pasti lebih murah dan sebaliknya, yang pakai pajak pasti lebih mahal," kata Direktur Pemasaran Pertamina, Ahmad Bambang, kepada detikFinance, Senin (14/9/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Faktor kedua yang sulit mengalahkan harga avtur di Singapura, karena negara tersebut memiliki infrastruktur kilang yang jauh lebih besar dan lebih modern daripada Indonesia. Sementara kilang Indonesia selain tua tapi juga hanya bisa mengolah minyak dengan harga mahal.

"Kilang mereka banyak, dan teknologinya modern dan canggih. Pertamina, kilangnya semuanya tua, teknologinya lama. Di Singapura bisa mengolah miyak dengan sulfur yang tinggi, karena minyak mentah murah sulfurnya tinggi (sour crude). Kilang di Indonesia ada ambang batasnya, kalau sulfurnya ketinggian bisa rusak mesinnya. Sementara minyak dengan sulfur rendah (sweet crude) jumlah di dunia makin sedikit dan harganya mahal," jelas Bambang.

Ia mengungkapkan lagi, akibat kondisi 6 kilang minyak Indonesia yang sudah sangat tua, harga pokok avtur yang keluar dari kilang sudah lebih mahal 5% daripada harga avtur impor.

"Akibat kilang tua, harga pokok avturnya lebih mahal 5% dibandingkan harga avtur impor," tutup Bambang.

(rrd/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads