Vice President Corporate Communication Pertamina Wianda Pusponegoro mengatakan, dalam jangka waktu kurang dari dua bulan sejak dilakukan uji pasar, SPBU penyedia Pertalite terus bertambah. Penambahan ini merespons semakin banyaknya permintaan masyarakat agar bahan bakar RON 90 ini tersedia di wilayahnya.
Pada SPBU-SPBU yang telah dilakukan uji pasar, market share Pertalite di pasar gasoline terus meningkat, saat ini mencapai 13,5%, di sisi lain market share Premium turun menjadi sekitar 67,5% dari semula sekitar 79%. Hingga akhir tahun ini, ditargetkan market share Pertalite mencapai 17%.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Melihat persebaran titik SPBU, dari semula di 23 kota/kabupaten pada saat uji pasar perdana, kini meningkat pesat menjadi 125 kota/kabupaten. Kalimantan Timur adalah provinsi yang paling baru di mana Pertalite masuk ke Kota Balikpapan, Samarinda, Tenggarong, Bontang, dan Sangatta. Dalam waktu dekat, Pertalite juga akan segera dijual di Medan dengan tahap awal akan tersedia di 20 SPBU.
"Penambahan ini merupakan respons terhadap pasar yang terbukti menyambut baik kehadiran Pertalite, terutama bagi masyarakat yang menginginkan bahan bakar kendaraan dengan RON di atas Premium tapi dengan harga terjangkau. Kami optimistis hingga akhir tahun Pertalite dapat tersedia di 1.500 SPBU," tutup Wianda.
(rrd/ang)











































