Harga minyak dunia saat ini terus turun di bawah US$ 50 per barel, namun harga BBM seperti premium dan solar di SPBU belum ada tanda-tanda turun harga.
"Harga BBM tiap 3 bulan akan dievaluasi bersama dengan pemerintah. Ada potensi penurunan harga kalau kondisinya seperti ini. Ketika ada isu Iran harga minyak turun. Kalau memang harga akan rendah di kisaran US$ 40 per barel ada potensi harga BBM akan turun," kata Dwi ditemui usai rapat di Kantor Kemenko Perekonomian, Selasa (22/9/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau memang harga crude rendah dan ongkos produksi efisien nanti kita akan lihat, (harga BBM) akan di-review tiap 3 bulan," tutup Dwi.
Seperti diketahui, harga Premium saat ini masih Rp 7.300/liter untuk wilayah luar Jawa-Bali, sedangkan di Jawa-Bali Rp 7.400/liter. Sedangkan Solar subsidi ditetapkan Rp 6.900/liter.
(rrd/hen)











































