Bos Pertamina Sebut Harga BBM Turun Bila Minyak US$ 40/Barel

Bos Pertamina Sebut Harga BBM Turun Bila Minyak US$ 40/Barel

Lani Pujiastuti - detikFinance
Selasa, 22 Sep 2015 14:53 WIB
Bos Pertamina Sebut Harga BBM Turun Bila Minyak US$ 40/Barel
Jakarta - Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Dwi Soetjipto menyebut, bila harga minyak mentah di level US$ 40 barel maka ada potensi harga BBM di SPBU akan turun.

Harga minyak dunia saat ini terus turun di bawah US$ 50 per barel, namun harga BBM seperti premium dan solar di SPBU belum ada tanda-tanda turun harga.

"Harga BBM tiap 3 bulan akan dievaluasi bersama dengan pemerintah. Ada potensi penurunan harga kalau kondisinya seperti ini. Ketika ada isu Iran harga minyak turun. Kalau memang harga akan rendah di kisaran US$ 40 per barel ada potensi harga BBM akan turun," kata Dwi ditemui usai rapat di Kantor Kemenko Perekonomian, Selasa (22/9/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menyebut, dengan harga minyak di level US$ 40 per barel, akan membuat ongkos produksi di kilang minyak jadi lebih efisien.

"Kalau memang harga crude rendah dan ongkos produksi efisien nanti kita akan lihat, (harga BBM) akan di-review tiap 3 bulan," tutup Dwi.

Seperti diketahui, harga Premium saat ini masih Rp 7.300/liter untuk wilayah luar Jawa-Bali, sedangkan di Jawa-Bali Rp 7.400/liter. Sedangkan Solar subsidi ditetapkan Rp 6.900/liter.

(rrd/hen)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads