'Ribut' Proyek 35.000 MW, Pengusaha Tanya Langsung ke Jokowi

'Ribut' Proyek 35.000 MW, Pengusaha Tanya Langsung ke Jokowi

Maikel Jefriando - detikFinance
Selasa, 29 Sep 2015 14:47 WIB
Ribut Proyek 35.000 MW, Pengusaha Tanya Langsung ke Jokowi
Jakarta - Kalangan dunia usaha yang tergabung dalam Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) menemui Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara. Para pengusaha menanyakan langsung soal proyek pembangunan pembangkit listrik 35.000 megawatt (MW) dalam lima tahun ke depan.

Ketua Umum Apindo, Hariyadi Sukamdani mengaku sebelumnya sempat kebingungan atas pernyataan Menko Maritim Rizal Ramli yang merevisi rencana tersebut. Dari yang sebelumnya 35.000 MW menjadi 16.000-18.000 MW.

"Kita sempat sampaikan kebingungan kita, karena pemerintah tidak satu kata dalam memandang proyek infrastruktur, salah satunya proyek 35.000 MW, karena ada yang bilang 16.000 MW," ungkapnya di Istana Negara, Jakarta, Selasa (29/9/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hal ini, kata Hariyadi langsung ditanggapi tegas‎ oleh Jokowi. Bahwa tidak ada perubahan dari rencana tersebut, sebab Indonesia masih membutuhkan banyak pembangkit untuk melistriki seluruh wilayah.

"Beliau nyatakan 35.000 MW masih realistis dengan kebutuhan yang ada di Indonesia," ujarnya.

Pertanyaan ini memang sengaja disampaikan pengusaha kepada Presiden Jokowi. Sebab menjadi polemik bagi kalangan investor dan akhirnya berujung pada persepsi negatif yang tentunya merugikan negara sendiri.

"Kami konfrimasi karena perbedaan pendapat masih bisa‎ menimbulkan persepsi negatif dari investor. Beliau konfirmasi 35.000 MW," tegas Hariyadi.

Dunia usaha berharap, untuk proyek infrastruktur lainnya disikapi dengan konsisten oleh pemerintah. Agar perencanaan yang juga dilakukan investor bisa sejalan dengan rencana pemerintah.

"Kami harap konsistensi terhadap pelaksanaan infrastruktur‎," tutupnya.

(mkl/rrd)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads