Chief Executive Officer (CEO) General Electric Indonesia Handry Satriago memberi kuliah selama satu jam kepada puluhan pejabat dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kementerian ESDM.
Bertempat di Kantor Ditjen Ketenagalistrikan ESDM, Jakarta Selatan, Handry memberikan beberapa materi kuliah. Salah satunya mengenai kepemimpinan.
Handry mengatakan, pekerja Indonesia selalu berkata iya atau siap kepada atasannya, ia tidak akan pernah berani mengatakan tidak pada atasannya. Ciri pekerja seperti menurutnya, bukanlah ciri calon seorang pemimpin.
"Kita kelemahannya hanya bisa bilang iya," ujar Handry saat acara 1 Hour University, Selasa (29/9/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kelemahan kita ngambekan, kalau ide ditolak ngambek," ujarnya.
Pada kesempatan itu, ia menyebut seorang pemimpin yang baik harus mengetahui siapa yang dipimpin. Ia menyebut tidak ada teori atau panduan yang bisa diterapkan sama untuk setiap organisasi.
"Nggak ada resep generik yang bisa diambil," sebutnya.
(feb/rrd)











































