"Diskusi mafia subsidi, sudah berakhir. Sekarang kita mulai hal baru. Meski ini terlambat tapi bisa diselesaikan dengan baik," kata Menteri ESDM, Sudirman Said, dalam diskusi di acara penandatanganan MoU Pengembangan Pusat Riset dan Teknologi Energi Bersih di Indonesia, di Hotel Mandarin Oriental, Jakarta Pusat, Kamis (8/10/2015). Acara ini diadakan oleh Asian Development Bank (ADB).
Sudirman menyebut, Indonesia memiliki banyak sumber energi terbarukan, namun pemanfaatannya masih sangat rendah. "Energi fosil akan habis ke depan, maka energi nasional harus masuk ke renewable energy yang belum dimanfaatkan secara optimal," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pusat ini akan memfasilitasi penelitian, investasi, dan membantu mengembangkan teknologi energi terbarukan yang dikembangkan oleh swasta dan publik.
Sudirman mengatakan, Bali akan ditunjuk sebagai lokasi contoh untuk pengembangan energi terbarukan di Indonesia.
"Bali jadi mayoritas didukung energi bersih. Di Bali banyak pendatang dari Indonesia. Bali jadi etalase kebijakan dalam kelola energi ke depan," tuturnya.
(feb/dnl)











































