Harga Premium Tidak Turun, Menteri ESDM: Jangan Bebani Pertamina

Harga Premium Tidak Turun, Menteri ESDM: Jangan Bebani Pertamina

Feby Dwi Sutianto - detikFinance
Kamis, 08 Okt 2015 12:18 WIB
Harga Premium Tidak Turun, Menteri ESDM: Jangan Bebani Pertamina
Menteri ESDM di Diskusi ADB (Feby-detikFinance)
Jakarta - Pemerintah kemarin telah mengeluarkan paket kebijakan ekonomi jilid III. Salah satu paket di sektor energi adalah memangkas harga solar dan avtur. Namun, harga bensin premium tidak diturunkan oleh pemerintah.

Menteri ESDM, Sudirman Said menyebut, harga premium saat ini belum bisa diturunkan karena hitung-hitungan harga masih tinggi. Bila dipaksa turun, PT Pertamina (Persero) bakal menanggung kerugian.

"Premium secara ekonomi belum bisa diturunkan. Pokoknya jangan sampai bebani Pertamina. Biarlah harga keekonomian diterima masyarakat," kata Sudirman, saat acara diskusi energi bersih bersama Asian Development Bank (ADB), di Hotel Mandarin Oriental, Jakarta, Kamis (8/10/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berbeda dengan premium, pemerintah memutuskan menurunkan harga solar Rp 200 yakni dari Rp 6.900/liter menjadi Rp 6.700/liter.

Hal ini berlaku untuk BBM pesawat, yaitu Avtur, untuk penerbangan internasional diturunkan US$ 10 sen/liter, sedangkan avtur pasar domestik turun 1%.

"Kita fokus kepada industri dan ekonomi yang punya multiplier effect. Solar dipakai industri dan transportasi, avtur dipakai tansportasi," ujarnya.

(feb/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads