Demikian disampaikan oleh Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM, Rida Mulyana, di kantor Ditjen Ketenagalistrikan, Kuningan, Jakarta, Kamis (8/10/2015).
"Tahun depan kita akan produksi biodisel 5 juta kiloliter.โ Ini bisa mengakibatkan US$ 1,9 miliar penghematan devisaโ. Sehingga kita bisa memberi sumbangsih terhadap pengurangan penggunaan dolar," jelas Rida.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain mengurangi impor, pemerintah juga meningkatkan penerapan energi baru terbarukan untuk bahan bakar pembangkit listrik.
Seperti diketahui, pada tahun depan, setiap liter solar wajib mengandung 20% biodiesel di dalamnya. Ini untuk mengejar target pengurangan impor BBM yang selama ini dilakukan.
(dnl/hen)











































