"Pertemuan ini untuk memperkuat fondasi kerjasama bidang energi dan migas antara Indonesia dan Iran," kata Sudirman dalam pesannya kepada detikFinance, Kamis (15/10/2015).
Dalam pertemuan ini, hadir pula para pimpinan Mapna Group, perusahaan industri listrik dan energi Iran, yang sudah berinvestasi di Indonesia, dan menyatakan akan menambah investasinya di Indonesia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sudirman mengungkapkan, dalam pertemuan tersebut disepakati untuk segera membentuk working group, guna merealisasikan kerjasama minyak dan gas kedua negara.
"Ini pertemuan saya ketiga kali dengan Menteri Perminyakan dan Gas Iran, Bijan Zangeneh. Karena itu pembicaraanya sudah lebih kongkret. Pertamina dan National Oil Company (NOC) Iran akan duduk bersama memfokuskan deal Business to Business," ungkap Sudirman.
Dalam pertemuan tersebut, Sudirman juga didampingi Alwi Shihab sebagai Utusan Khusus Presiden untuk urusan Timur Tengah, direksi PT Pertamina (Persero), PT Pupuk Indonesia.
"Khusus PT Pupuk Indonesia, berencana untuk kembali mengaktifkan rencana investasinya membangun pabrik pupuk di Iran," tutup Sudirman.
(rrd/dnl)











































