Impor BBM Turun, Tapi Minyak Mentah Naik

Impor BBM Turun, Tapi Minyak Mentah Naik

Dewi Rachmat Kusuma - detikFinance
Kamis, 15 Okt 2015 12:22 WIB
Impor BBM Turun, Tapi Minyak Mentah Naik
Jakarta - Sepanjang September 2015, nilai impor minyak mentah Indonesia naik 10,54%, namun impor hasil minyak seperti BBM turun 42,65%.

Ini adalah data September dibandingkan dengan Agustus 2015.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Suryamin mengatakan, data ini memperlihatkan mulai jalannya pengilangan di dalam negeri.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Untuk migas yang menarik, (impor) hasil minyak turun 14,55% sementara minyak mentah naik 10,54%, artinya kita sudah mempunyai pengilangan baru di Tuban dan Cilacap. Jadi ada efisiensi walaupun kualitasnya menurun, hasil minyaknya impornya menurun," tutur Suryamin, dalam jumpa pers di kantornya, Jakarta, Kamis (15/10/2015).

Berikut data nilai impor migas BPS di September 2015:

  • Impor Migas US$ 1,91 miliar, turun 25,95% dibandingkan September 2014, dan turun 9,29% dibandingkan Agustus 2015
  • Impor minyak mentah US$ 703,5 juta, turun 19,66% dibandingkan September 2014, dan naik 10,54% dubandingkan Agustus 2015
  • Impor hasil minyak US$ 1,1 miliar, turun 56,34% dibandingkan September 2014, dan turun 14,55% dibandingkan Agustus 2015Β 
  • Impor gas US$ 108 juta, turun 57,65% dibandingkan September 2014, dan turun 41,14% dibandingkan Agustus 2015

Secara volume, nilai impor minyak mentah di September mencapai 1,48 juta ton, naik 63,65% dibandingkan September 2014, dan naik 20,32% dibandingkan Agustus 2015.

Volume impor hasil minyak atau BBM di September 2015 adalah 2,7 juta ton, turun 21,43% dibandingkan September 2014, dan turun 8,04% dibandingkan Agustus 2015.

(dnl/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads