Gali Emas di Papua, Freeport Gandeng 7 BUMN

Gali Emas di Papua, Freeport Gandeng 7 BUMN

Maikel Jefriando - detikFinance
Jumat, 16 Okt 2015 13:45 WIB
Gali Emas di Papua, Freeport Gandeng 7 BUMN
Jakarta - Sebanyak tujuh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) telah menyepakati kerja sama dengan PT Freeport Indonesia (PTFI). Dalam waktu dekat akan dilangsungkan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara kedua belah pihak sebagai pengikat kerja sama.

Staf Khusus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Said Didu‎ menjelaskan, pembicaraan tersebut sudah berlangsung beberapa waktu lalu, hingga mencapai kesepakatan. Sekarang hanya menunggu waktu penandatanganan MoU.

"Mungkin dalam waktu beberapa ‎saat lagi akan ada tanda tangan MoU dengan tujuh BUMN," ujar Said ditemui di Cikini, Jakarta, Jumat (16/10/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ketujuh BUMN tersebut adalah‎ Semen Gresik, Pindad, Dahana, Surveyor Indonesia, Pertamina, dan Bukit Asam. Masing-masing BUMN memiliki fungsi berbeda untuk mendukung operasional Freeport baik di tambang Grasberg, Papua atau di pabrik smelter di Gresik, Jawa Timur.

"Kan butuh untuk peledakan, terus Surveyor untuk pemeriksaan emas, Pertamina untuk bahan bakar, dan lain-lain," jelasnya.

‎Said menambahkan, terlibatnya BUMN merupakan bagian dari arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait peningkatan penggunaan kandungan dalam negeri. Menurutnya, ini merupakan awal keterbukaan Freeport untuk menggandeng perusahaan-perusahaan dalam negeri.

"Kan Pak Presiden menekankan salah satunya adalah hal tersebut. Supaya makin banyak‎ yang terlibat perusahaan dalam negeri. Di samping itu secara berkelanjutan akan ada alih teknologi," ungkap Said.

(mkl/rrd)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads