Staf Khusus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Said Didu menjelaskan, pembicaraan tersebut sudah berlangsung beberapa waktu lalu, hingga mencapai kesepakatan. Sekarang hanya menunggu waktu penandatanganan MoU.
"Mungkin dalam waktu beberapa saat lagi akan ada tanda tangan MoU dengan tujuh BUMN," ujar Said ditemui di Cikini, Jakarta, Jumat (16/10/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kan butuh untuk peledakan, terus Surveyor untuk pemeriksaan emas, Pertamina untuk bahan bakar, dan lain-lain," jelasnya.
Said menambahkan, terlibatnya BUMN merupakan bagian dari arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait peningkatan penggunaan kandungan dalam negeri. Menurutnya, ini merupakan awal keterbukaan Freeport untuk menggandeng perusahaan-perusahaan dalam negeri.
"Kan Pak Presiden menekankan salah satunya adalah hal tersebut. Supaya makin banyak yang terlibat perusahaan dalam negeri. Di samping itu secara berkelanjutan akan ada alih teknologi," ungkap Said.
(mkl/rrd)











































