Direktur Utama Inalum, Winardi Sunoto, menilai saat ini sebagai momentum yang tepat untuk mengambil alih 10,64% saham PT Freeport Indonesia (PTFI).
Alasannya, saat ini harga komoditas yang dihasilkan Freeport seperti emas dan tembaga sedang turun. Turunnya harga komoditas, kata Winardi, mempengaruhi nilai perusahaan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bila menunggu harga komoditas dunia membaik, Winardi menilai harga saham atau value Freeport Indonesia bisa naik kembali.
"Momentum ada time frame," sebutnya.
Seperti diketahui, saat ini saham Freeport sebanyak 9,36% sudah dikuasai pemerintah pusat. Secara bertahap hingga 2019 divestasi saham yang dilepas Freeport bisa mencapai 30%.
Tahun ini divestasi akan dilakukan terhadap 10,64% sahamnya saja pada 14 Oktober kemarin. Namun Freeport akan melepas sahamnya ini jika pemerintah sudah memastikan perpanjangan kontrak di Grasberg, Papua sudah jelas yakni hingga 2041, atau diperpanjang 20 tahun setelah kontrak berakhir pada 2021.
(feb/ang)











































