Kabut Asap Bikin Produksi Minyak RI Berkurang 15.000 Bph, Turun 1,8%

Kabut Asap Bikin Produksi Minyak RI Berkurang 15.000 Bph, Turun 1,8%

Rista Rama Dhany - detikFinance
Kamis, 22 Okt 2015 11:44 WIB
Kabut Asap Bikin Produksi Minyak RI Berkurang 15.000 Bph, Turun 1,8%
Foto: ilustrasi (Reuters)
Jakarta - Kabut asap yang makin pekat membuat sejumlah fasilitas produksi minyak dan gas bumi nasional berhenti. Akibatnya rata-rata produksi minyak nasional turun sebanyak 15.000 barel per hari (Bph) atau turun 1,8%.

Kepala Hubungan Masyarakat, Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Elan Biantoro mengungkapkan, kabut asap sudah mulai menggangu produksi migas nasional.

"Produksi minyak turun sebanyak 15.000 bph akibat kabut asap. Akibat kabut asap ini membuat beberapa proyek mengalami unplanned shutdown," kata Elan kepada detikFinance, Kamis (22/10/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Elan mengatakan, beberapa proyek yang terganggu mulai dari fasilitas Train I BP Tangguh di Papua, fasilitas Chevron di Riau, dan fasilitas Petrochina di Jambi.

"Kabut asap ini membuat kita harus mengganti filter lebih cepat, dan penggantian ini membuat terhentinya produksi migas. Pergantian filter ini di luar yang dijadwalkan akibat kabut asap," tambah Elan.

Kondisi ini kata Elan, membuat produksi minyak nasional di bawah target produksi yang ditetapkan APBN Perubahan 2015.

"Produksi minyak kita saat ini di bawah target, dari yang sebelumnya rata-rata 800.000 bph saat ini di bawah atau sekitar 788.000 bph. Sedangkan produksi gas walau Train I Tangguh kemarin berhenti operasi, masih di atas target rata-rata 8.000 juta kaki kubik per hari, target APBN kan sekitar 6.470 juta kaki kubik per hari," tutup Elan.

(rrd/hen)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads