"Benar, kondisi di Kalimantan Tengah-Kalimantan Selatan saat ini kondisi listriknya sedang defisit. Dari total daya 519 megawatt (MW) kita defisit sekitar 4,68%," kata General Manager PT PLN (Persero) Wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah, Purnomo, dihubungi detikFinance, Kamis (22/10/2015).
Kondisi ini kata Purnomo, membuat PLN terpaksa melakukan pemadaman bergilir, khususnya pada saat beban puncak pada pukul 19.00-21.00 WIB.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia mengakui, seperti di Palangkaraya, Kalimantan Tengah, yang kondisi saat ini sedang dilanda kabut asap yang pekat, membuat beban masyarakat bertambah ketika terkena pemadaman listrik bergilir.
"Tentu kita akui, asap yang kian pekat ini membuat masyarakat yang terkena pemadaman listrik bebannya bertambah lagi. Tapi kita berdoa sama-sama semoga kabut asap ini segera berakhir, apalagi perkiraan BMKG, November nanti sudah masuk musim hujan," tutup Purnomo.
(rrd/hen)











































