Harga Minyak Turun, Laba Pertamina Merosot 47% Jadi Rp 11,8 Triliun

Harga Minyak Turun, Laba Pertamina Merosot 47% Jadi Rp 11,8 Triliun

Feby Dwi Sutianto - detikFinance
Kamis, 22 Okt 2015 14:12 WIB
Harga Minyak Turun, Laba Pertamina Merosot 47% Jadi Rp 11,8 Triliun
Foto: Feby/detikFinance
Jakarta - PT Pertamina (Persero) mencatat laba bersih US$ 914 juta atau sekitar Rp 11,8 triliun (kurs Rp 13.000/US$) di kuartal III-2015). Labanya merosot 47,1% dibandingkan posisi yang sama tahun lalu US$ 1,73 miliar (Rp 22,5 triliun).

Menurut Direktur Keuangan Pertamina, Arief Budiman, penurunan laba bersih ini dipengaruhi oleh turunnya harga minyak mentah hingga gejolak kurs.

"Harga minyak turun jauh. Di RKAP US$ 60 relalisasi US$ 50. Terus ada faktor kurs (dolar AS), asumsi Rp 12.500, itu jadi Rp 13.000 year to September. Bahkan sempat Rp 14.000," katanya saat press conference pemaparan kinerja di Kantor Pusat Pertamina, Jakarta, Kamis (22/10/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sejalan dengan laba, Pertamina juga mencatat penurunan pendapatan. Pendapatan perseroan selama 9 bulan atau hingga kuartal III-2015 sebesar US$ 31,99 miliar atau turun dibandingkan pendapatan tahun lalu senilai US$ 55,17 miliar.

Untuk produksi minyak harian, pada kuartal III sebesar 282.140 barel per hari. Angka ini naik dibandingkan pencapaian triwulan III 2014 senilai 221.100 barel per hari.

Hal senada terjadi pada produksi gas sebesar 1,98 BSCFD per hari pada kuartal III-2015. Sedangkan, pencapaian produksi gas kuartal III-2014 sebesar 1,54 BSCFD per hari.

(feb/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads