Laba Turun, Dirut Pertamina: Dulu Pakai Mercy S Class Sekarang Alphard

Laba Turun, Dirut Pertamina: Dulu Pakai Mercy S Class Sekarang Alphard

Feby Dwi Sutianto - detikFinance
Kamis, 22 Okt 2015 14:25 WIB
Laba Turun, Dirut Pertamina: Dulu Pakai Mercy S Class Sekarang Alphard
Foto: Feby/detikFinance
Jakarta -

PT Pertamina (Persero) mencatat penurunan omzet dan laba bersih di kuartal III-2015. Melihat kondisi itu, Pertamina melakukan berbagai langkah efisiensi.

Untuk level direksi, kendaraan dinas yang dulunya menggunakan Mercedez Benz S-Class atau kelas premium diganti dengan kelas lebih rendah seperti Toyota Alphard.

"Fasilitas direksi dikurangi sejak dulu. Dulu direksi pakai Mercy S, sekarang yang umum-umum saja, kayak Alphard. Kita nggak beli baru. Kita nggak perbaiki fasilitas kantor. Terus perjalanan dinas yang selektif," kata Direktur Utama Pertamina, Dwi Soetjipto pada acara pemaparan kinerja kuartal III-2015 di Kantor Pusat Pertamina, Jakarta Pusat, Kamis (22/10/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jika mengacu ke situs resmi Mercedes Benz, harga untuk mobil S-Class sebesar Mercedes Benz S-class US$ 96.575 atau sekitar Rp 1,2 miliar. Sementara harga Toyota Alphard yang paling murah Rp 830 juta berdasarkan situs resmi Astra.

Dwi mengatakan, Pertamina sepanjang tahun 2015 juga melakukan efisiensi di proses bisnis. Proses pengadaan barang dan jasa dilakukan satu pintu di Kantor Pusat Pertamina.

"Pengadaan dari masing-masing direktorat dilakukan terpusat karena pengadaan bisa beda harga 40%," ujarnya.

Selain itu, Pertamina juga melakukan revitalisasi Integrated Supply Chain terhadap pembelian BBM dari luar negeri. Salah satunya menghapus peran PT Petral sebagai perantara jual beli BBM oleh Pertamina.

Langkah efisiensi seperti kebijakan lelang terpusat hingga penghapusan Petral, terbukti mampu menghemat pengeluaran hingga jutaan dolar.

"Langkah efisiensi (bisa hemat) mencapai total US$ 430,77 juta," jelasnya.

(feb/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads