Pada triwulan I, penjualan BBM mencapai 14,86 juta kiloliter (KL) sedangkan triwulan III mencapai 15,69 juta KL. Angka ini, sejalan dengan pertumbuhan pada lini bisnis non BBM seperti elpiji hingga petrochemical. Pertamina mencatat tren positif bahkan dari triwulan III 2014 sebesar 3,48 juta KL menjadi 3,54 juta KL pada triwulan III-2015.
"Kenaikan BBM triwulan I sampai triwulan III masih pelan, akhir tahun akan mencapai 16 juta KL (triwulan IV). Paling tumbuh besar elpiji sampai 14% karena kebutuhan makan malah naik," kata Direktur Pemasaran Pertamina, Ahmad Bambang saat acara jumpa pers laporan kinerja keuangan triwulan III, di Kantor Pusat Pertamina, Jakarta, Kamis (22/10/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pelumas fluktuatif, karena industri penjualan (mobil dan motor) baru turun," jelasnya.
(feb/rrd)











































